Tentang “Jaket Tebal, 8 Cerita dan Sketsa-sketsa tentang Slovakia”

Dua hari lalu saya bertemu dengan Fadhil Mahdi, anak muda yang tahun lalu dapat gelar sebagai Duta Baca Kalbar dari Perpustakaan Kalimantan Barat. Ceritanya Fadhil akan menjadi moderator dalam kegiatan bedah buku saya yang berjudul, pada hari sabtu, 4 November 2017 nanti.

Pertemuan singkat kami dalam rangka persiapan tentu saja. Fadhil bertanya, kira-kira apa yang akan saya sampaikan pada saat kegiatan. Fadhil harus bikin persiapan. Dia mengaku sudah baca karya-karya saya sebelum ini, juga sudah mempelajari sedikit tentang polah tingkah saya, namun bagaimana pun Fadhil perlu tau, kira-kira nanti saya akan cerita apa.

Sebagai moderator, Fadhil sudah melakukan proses yang benar. Sering saya temui moderator kegiatan yang hanya mengandalkan kemampuannya berbicara dan memimpin jalannya diskusi, tapi sama sekali tidak prepare mengenai materi diskusi. Jika temanya buku, tak jarang pula moderator tidak membaca buku yang akan diangkat di panggung diskusi. Fadhil berbeda, sebelum ini dia sudah meminta naskah buku saya, dan sudah pula saya kirim soft file nya.

Baik, ini yang saya ceritakan ke Fadhil pada pertemuan singkat kemarin. Jika kegiatan berjalan tepat waktu, maka durasi yang disediakan panitia adalah dua jam. Dari dua jam tersebut, selain pengantar dari moderator, nanti juga akan diselingi dengan pembacaan puisi. Sisanya, panggung diberikan kepada saya.

Ada dua hal yang akan saya ceritakan. Pertama mengenai proses perjalanan penulis. Kenapa memilih menjadi penulis perjalanan (travel writer)? Apa yang melatar belakanginya? Bagaimana ceritanya hingga saya bisa ke beberapa negara di Eropa? Pengalaman-pengalaman dahsyat, mendebarkan, menyenangkan, memilukan, apa saja selama saya melakukan perjalanan di Eropa?

Bagian ini akan menjadi cerita menarik sebab masih banyak hal yang belum saya ceritakan ke publik. Di buku-buku saya sebelum ini, cerita hanya berkisar tentang pengalaman sepok (ndeso) saya selama berada di Eropa. Tapi nanti, lewat kesempatan yang diberikan fadhil, beberapa cerita tak terduga tentang Eropa akan muncul di sini. Soal tips dan trik menjadi pengembara, yang sekarang sedang ngetren di kalangan anak muda, sedikit akan saya kupas. Mau jalan-jalan ke luar negeri? Rugi jika tak datang di acara ini.

Mungkin tulisan ini juga menarik...  Ulang Tahun & Temu Kangen SMAN 5 Pontianak

Bagian berikutnya adalah cerita tentang isi buku. Kenapa Jaket Tebal? Jelas, karena perjalanan yang saya lakukan berlangsung di saat musim dingin. Tiga bulan musim dingin di Bulgaria, pulang ke Indonesia. Berangkat lagi tiga bulan ke Bulgaria, pulang lagi ke Indonesia. Berangkat lagi tiga bulan ke Belanda (permit visa tiga bulan), saya manfaatkan dua minggu ke Madrid, Compostela, dan Vigo di Spanyol, serta sempat menyebrang sebentar ke Portugal.

Kenapa 8 cerita? Ya, ada 8 cerita istimewa tentang Bulgaria, Spanyol dan Belanda. Teman-teman yang mau belajar mengenai travel writing dengan metode narasi sastrawi, menurut saya perlu banget membaca 8 cerita ini.

Kenapa sketsa-sketsa tentang Slovakia? Ini keisitmewaan lain dalam buku ini. Seorang pelukis tersohor Kalbar (yang sekarang tinggal di Aceh), tahun lalu melakukan pameran lukisan di Slovakia. Dalam perjalanannya itu, ia melukis banyak sketsa. Ya, sketsa tentang perjalanan. On the spot. Sebagian dari sketsa-sketsa itu ada di buku ini. Nama pelukisnya Zul M S.

Lalu, sisa waktu tentu saja akan ada dialog antara narasumber dan peserta yang hadir. Sesi tanda tangan buku di bagian akhir acara. Begitu Fadhil? Selanjutnya saya menunggu kehadiran teman-teman di acara, sabtu 4 november 2017 pukul 15.30 di arena Kalbar Bookfair, Rumah Radakng, Pontianak. Gratis. Kata panitia dapat sertifikat.

Salam
Pay Jarot Sujarwo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: