TAHUKAH KAMU AKU CEMBURU?

ketika dirimu disambangi dan aku diabaikan
seperti ranting patah, hati ini dibakar lumat menjadi debu
serpihnya mengiba-iba pada bara

tahukah kamu aku cemburu?
padahal aku tahu bahwa aku tak layak untuk itu
aku hanya sisa-sisa cerita, aku hanya penutup bagi lubang hati
aku hanya pungguk kesepian memandangi rembulan

lambat waktu bergerak, aku dilanda insomnia
membayangkan kemesraan yang bertalu-talu di ranjang berseprai kuning
(nafasmu yang mestinya milikku, dinikmati oleh dia)
terkutuklah sketsa-sketsa yang meracuni benakku
aku terkapar lagi di sofa ini, berteman nyamuk rakus dan kecoa
aku ingin merintih tapi egoku tak akan terima
ya… aku kalah oleh keadaan, aku kalah oleh pengabdian.
alangkah merananya jiwa yang penuh cemburu ini

:bodoh kau, pungguk!!! mestinya tak kau abaikan luna.

-seorang menangis sedih di kamarnya selepas menikmati desah lelaki yang tak mungkin dimiliki-

Mungkin tulisan ini juga menarik...  ASING

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: