Starwars “The Last jedi ” Dengan Kanuragan Rogo Sukmonya

Film Starwars “The Last Jedi”, adalah film fiksi yang mampu menyajikan sebuah peradaban baru dalam kehidupan yang terkoneksi pada seluruh galaxy. Penggunaan “High Technology “yang canggih, dan dapat dipredikisi bahwa kehidupan di Film starwars merupakan abad yang sudah paling mentok di jagad Raya, dimana manusia dan alien bisa saling berinteraksi.

Starwars menceritakan pertikaian antara dua kubu yang memiliki kekuatan untuk perebutan kekuasaan agar secara eksistensi mereka akan diakui di seluruh galaxy. Dalam Film Starwars, Resistance dan First Order adalah dua kelompok yang saling bertikai, kedua nya memiliki armada luar angkasa canggih dimana memiliki kecepatan melebihi kecepatan cayaha dan terbayang itu semua adalah sebuah teori yang pernah dikembangkan oleh Newtown dan Einstein jauh sebelum peradaban starwars ini he..he..he.

First Order memiliki kekuatan yang luar biasa dan telah menguasai beberapa galaxy dan Resistance adalah kubu yang dianggap pemberontak, mereka terus bertikai, saling melawan dan menjatuhkan. Dalam edisi Starwars kali ini First Order memiliki cara untuk menjatuhkan Resistance, yaitu dengan cara memperlengkapi persejataan modern yang mereka miliki kemudian menggiring mereka (para Resictance) agar terus bergerak hingga mereka terdesak.

Menarik dalam film ini banyak menceritakan berbagai falsafah hidup, dimana sebuah kekuatan besar dalam nafsu angkara murka tidak akan dapat mencederai realita hakikinya sebuah keyakinan dalam kehidupan. Rasa dalam film ini sangat kuat sekali ketika keterpojokannya Resistance dalam mengahadapi First order, sang pemimpin Leia Organa (Carrie Fisher) mengutus Rey (Daisy Ridley) seorang wanita tangguh untuk menemui Luke Skywalker (Mark Hamill) yang dianggap sebagai The Last Jedi, atau Jedi terakhir di galaxy tersebut. Sebelumya saya akan menggambarkan sedikit mengenai Jedi, jedi adalah orang/kelompok memiliki kekuatan besar. Starwars “The Last Jedi “ ini adalah perdana bagi saya dimana telah ada serial sebelumnya, artinya secara komplit belum mampu mendeskripsikan secara utuh apa yang terjadi dalam starwars sebelumnya, tapi dengan merasakannya, menggelitik pikiran saya untuk berimajinasi lepas bahwa terdapat perbaduan hebat antara sebuah kekuatan besar dari manusia dan alam semesta dimana teknologi adalah hanya sebagai penunjang.

Mungkin tulisan ini juga menarik...  Mimpi Sang Loper Koran

Banyak tokoh –tokoh heroik dalam film Starwars, tapi yang menarik untuk diangkat adalah karakter Luke skwalker, Rey dan Kylo Ken (Adam Driver), dimana ketiga tokoh ini memiliki kekuatan batin dan emosi yang sama. Rey dan Ken adalah murid dari Luke Skywalker.

Rey dan Ken memiliki sifat yang bertolak belakang, kedua tokoh ini memiliki kekuatan yang sama dan hanya terdapat dua sisi yang berbeda, Rey adalah wantia yang memilki kekuatan Jedi, tulus, dan mampu merasakan masa depan. Sedangkan Ken adalah sosok yang sama memiliki kekuatan Jedi namun berada di kubu First Order, dimana memliki ambisi tinggi sebagai penguasa. Ken selalu menghasut Rey agar berkolaborasi dengan kekuatan yang dimlikinya untuk menguasai galaxy tersebut.

Dalam kunjungan Rey ke Luke SkyWalker, Rey memintanya untuk mengajarkan jurus –jurus terakhir dari jedi, dan meminta Luke untuk kembali dalam membantu Resistance yang sedang terpojok saat itu. Dan pada akhirnya Luke mengabulkan permohonannya.

Dan yang menarik diakhir perlawanan Resistance yang saat itu sedang sangat terdesak dan terpojok dialam sebuah gua besar, kemudian Luke Skywalker hadir untuk membantu dengan mengajak berduel man to man dengan Ken yang berhasil mengusai Frst order. Luke dengan kekuatan jedinya mampu melepas ruh dari tubuhnya atau di Indonesia ilmu bumi ini dikenal dengan Rogo Sukmo he..he..he , dengan cara meditasi di pulau tempat dia tinggal. Raga yang terlepas dari tubuhnya, Luke mampu mengecohkan Ken yang tanpa disadarinya perlawanan itu hanya sebagai tarik ulur agar para anggota Resistance lainnya dapat keluar menyelamatkan diri dari goa tempat mereka berlindung yang telah terkepung oleh pasukan First order.

Film yang tidak membosankan dan enak untuk ditonton, dapat ditarik sebuah benang emas dimana banyak mengajarkan hal – hal menarik di dalam kehidupan galaxy, seperti bentuk dari toleransi, kebersamaan serta keberagaman, bayangkan aja pada zaman itu manusia dan alien untuk berkomunikasi aja belum tentu kita bisa nyambung tapi di dalam film tersebut mereka bisa hidup berdampingan. …Ternyata perbedaan dan kebersamaan itu memang indah pada akhirnya.. (NDY, 20/12/2017).
?

endy

Endy Z. Tobing Smiling, pengasih, murah hati, penyayang dan only percaya hanya kepada 1 Tuhan??? Pernah lama tinggal di negeri antah berantah Pakistan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: