Si Bungsu

-pa’ Sau

Dalam kebisuan, kau lewati masa
bersih hati sepolos rupamu.
Ah, Dia memang selalu terlalu rindu
pada yang dicinta-Nya
hingga aku tak dapat lagi
nikmati tawamu,
nikmati murkamu,
nikmati manjamu,
nikmati lugumu.
Jelas kukenang hari lalu
Dalam kebisuan, kau lewati masa
tanpa cacat dosa.
Ah, Dia Maha Tahu seribu bisu
isi kalbu yang lugu
damailah kau.
Ku tahu, di duniamu
kau terlelap, sembari tersenyum
karena, kau lebih paham dari kami
saat ini.
Dan nistanya, bila tak arif
cinta dibalut aib.
Damailah kau, walau cuma aku
yang mengerti kau.

ma studio, Februari 1992

Mungkin tulisan ini juga menarik...  Keresahan

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: