SEPOTONG SEPI, SEBENTUK MIMPI

ya, aku janjikan pada hatiku
bahwa bahkan udara di sekelilingku tidak perlu tahu kalau aku merindu
biar aku biasakan menikmati sepi
biar aku biasakan senantiasa bermimpi

mestinya aku tegak
setelah ditampar kenyataan bahwa kuasaku hanya sepi
dan kehendakku cuma tercipta di mimpi

:larut, semakin larut cintamu pada anak sungai bahagia

lagu pun tak berarti, teriak pun hilang suara
sepi ini menggayuti hati
bahkan di mimpi makin lama makin sunyi
seperti film bisu, aku hanya bisa menerka mimikmu pemeran utama di hatiku

aku berdiri di sini
dan rakitku mengalun sendiri
tambat masih kugenggam, sampai tak dapat lagi terpegang
mengharap ada keberanianmu kembali menjejakkan kaki
di rakit ini
di hati ini
di cinta ini

adalah aku
lelaki dengan sepotong sepi
dan sebentuk mimpi

:senyumku terkembang, tulus menanti apa terjadi

Mungkin tulisan ini juga menarik...  RINDU MENJADI

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: