Sajak Ulang Tahun

pada M

Keraguan yang memuncak di saat
akan meniup lilin, pertama.
Ah, kita beri kelir apa lilin itu
seperti warna bintang, kataku
‘seperti warna mawar’ bisikmu
aku tersenyum. :Begini sederhana:
Atau tanpa warna-warni, biar polos
seperti kita.
Mungkin, mungkin, kita buat marak
dengan usapan beribu kuas.
Ah, sudah kau tiupkah lilin itu
kau tatapkah bintang
kau salamikah rembulan yang masih malu
diselaputi mega.
Tersenyumkah mereka.
‘Lanjutkanlah’ desahmu.
Aku cinta kau, benar. Kau malu.
Benar.

Ini lilin pertama, kasih.
:Selamat ulang tahun
Kemari, kukecup bibirmu

( Keraguan itu coba kuenyahkan, janji )

Mungkin tulisan ini juga menarik...  Ku Ingin Kau Ingin

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: