SAJAK GUNDAH

apa yang menjadi laramu?
hati bertanya tanpa jawaban
sekedar menduga dan berprasangka
di saat yang sama cemas melanda
wahai wanita berhati indah
aku bimbang mendayung rakit kita
masihkah mampu mengikuti arus
masihkah bisa memainkan ombak
sadar aku, huma itu terpelihara subur
dan yang ada di tujuan kita masihlah samar
aku hanya berharap dan berharap
engkau yakin bahwa kita akan menjejak.

-hapus airmatamu, berlarilah ke pelukanku.

Mungkin tulisan ini juga menarik...  ARUNG 3

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: