Respon Yang Baik Itu Penting

Ketika kita berbisnis online tentu kita bakalan membidik target market kita. Adapun cara membidiknya bisa berdasarkan usia, tempat tinggal, status, gender, hobi, dll
Tentu saja ketika kita menjual hijab kita tidak akan mentarget orang-orang yang suka musik metal.
Tetapi yang akan kita lakukan adalah mentarget orang-orang yang suka dengan dunia islam.

Setelah kita mentargtenya dan tahu siapa market kita maka kitapun akan melakukan promo di facebook, instagram, ataupun di website. Setelah kita posting produk jualan kita, maka respon orang lain akan langsung menghubungi kita melalui wa, bbm, line, ataupun sms biasanya.

Yang akan terjadi di lapangan kemungkinannya 50 : 50,artinya bisa jadi beli dan bisa ga jadi beli. Tentu kita harus
menaikan tingkat keberhasilan kita agar orang lain memutuskan untuk beli. Ilmu ini bisa disebut sebagai ilmu closing dan juga copywriting.
Contoh
“Wah Harganya MAHAL” l “Iya bu, dari sananya emang mahal” (Gagal Beli, pasrah)

Respon yang Anda berikan salah, perbaiki lagi ya.

Saya ajarkan cara agar orang lain memiliki keputusan untuk membeli

“Wah Harganya MAHAL”

RESPONNYA

“Oh iya bu memang mahal… Tapi sebelumnya mohon maaf, ibu membandingkannya dengan apa ya?”

“Memang mahal bu… Tapi sebentar, bukankah ibu menginginkan produk yang sangat berkualitas?”

“Oh gitu…Menurut ibu nih, berapa harga yang pantas untuk produk ini?”

“Kalau saya bisa kasih harga lebih murah, berapa banyak unit yang akan ibu beli?”
Lihat cara seperti ini cocok dilakukan untuk jualan online dan offline.  Hanya saja kalau bisnis online penyampainnya berbentuk tulisan sedangkan kalau bisnis offline disampaikan secara lisan.
Dengan cara tersebut Anda bisa merubah pola pikir konsumen ketika mereka menganggap produk Anda mahal.
Denga cara ini konsumen tidak akan bermasalah lagi ketika produk kita harganya mahal
Dan tentu saja keputusan orang membeli produk kita jadi lebih besar
Dan kitapun akan kebanjiran order, dan orang akan langsung membeli produk kita, enak kan?

Mungkin tulisan ini juga menarik...  Jangan Lupa Elemen Strategi Pemasaran Jika Anda Memulai Bisnis

Tolong jangan diremehkan ya ilmu ini praktekan dalam bisnis Anda.
Biasanya orang meremehkan ilmu yang gratisan.

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: