PULANG

Akhirnya kuputuskan pulang
Kembali pada matahari jiwa
Yang sekian lama terabaikan
Terimingi senyum perawan

Sudah jauh memang perjalanan
Hati mengharu biru di tiap simpang
Juga akal yang mengerdil nyaris ditelan syahwat
Aku terjerembab ketika sebilah kenyataan menohok kesadaran

Maafkan aku matahari jiwa
Pernah ada masa ketika aku melupakan kalian
Masa ketika aku menjamah impian lelaki kecil ini
Masa ketika aku mencumbui mimpi-mimpi
Masa ketika aku khilaf telah memiliki kalian

Maafkan aku matahari jiwa
Kali ini aku mohon diberi kesempatan
Karena aku sadar betapa bersalahnya aku
Karena aku sadar betapa hinanya kelakuan
Karena aku sadar aku membutuhkan kalian

Aku pulang, matahari jiwaku
Kembali kepelukan hangat kalian
:Terimalah aku

Mungkin tulisan ini juga menarik...  11 AGUSTUS 2008... SEBENTUK CINTA BUNUH DIRI

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: