PELANGI

kamulah menabur semua warna di pagi dan petang
ketika matahari menyapa dan berpamitan
-tapi aku yakin jika dapat dimunculkan, pelangi akan ada saat terik siang dan gelap gulita malam-

seolah pelukis saja, kau sapu setiap warna
kadang merah membara, kadang biru mengharu tenang
lantas tiba-tiba jadi hitam pekat sebelum akhirnya berganti kuning keemasan

pelangi yang kau cipta tak hanya tujuh warna
tapi bermacam komposisi yang kadang bikin aku terpana
-aku makin mencintai kamu wahai wanita berkerudung pesona dan hati seindah permata-

lantas, mengapa kamu masih tidak percaya?
kalau kamu mampu membuat aku sangat tersiksa
oleh rindu, marah, sepi, bahagia, derita, sakit, senang, haru, takut, perih, cemas
oleh cinta, cinta, cinta, cinta, cinta, cinta… dan cinta!!!

(kamulah pelangiku -yang kita lukis bersama-, walau aku bersandingkan purnama)

Mungkin tulisan ini juga menarik...  ANUGERAH CINTA

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: