N (pada norman)



sobatku
dalam imajiner kita pernah bercakap
dalam kebanggaan petualang dan petualangan
sobatku
dulu sombongmu menawanku, daki gunung susuri gua
dulu urakmu menyindirku, arungi sungai jelajahi laut
aku yang tak sadar
selalu coba menandingi kau
dalam imajiner pun.
walau obsesiku adalah laut, kau ‘tahu’
sobatku
kini adakah bangga di atap bumi
menjadi mimpi
kini adakah kebengkuan di puncak langit
mengusir sakit
sobatku
keperkasaanmu, mengapa harus habis
di 6700 atas laut
di Aconcagua
keperkasaanmu, mengapa tak dapat lagi
kusimak, dalam koran, majalah, televisi
sahabatku
pernah kuanggap kau abangku, saudara
bahkan kini pun masih.
sobatku,
damailah kau,
dalam salju, dalam semangat, dalam bumi
dalam tanggung jawabmu
:TUHAN
sambut norman dalam senyuman

Pondok Gede, Akhir Ramadhan 1412 H.

Mungkin tulisan ini juga menarik...  Buat Dame

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: