Episode Cinta Erni Galuh Ayu

Tak pernah terjawab, tanya di kepala
semakin besar, mengisi langit dunia
seperti deretan awan putih, tipis.

Bernyanyilah, segala sepi ‘kan berkawan
lalu kesunyian tak lagi dirasakan
tak ada lagi hujan!

Bumi ini, cinta kita. Apa pun namanya,
cinta Kita! Bahkan saat kita teriak,
“Musnahkan!”
BUmi tak pernah berhenti tertawa.
Maka, cerita lalu itu, hanyalah
dukamu!
Berjuanglah tetap, walau ribuan hutan
yang kau klaim milikmu itu,
kian luluh lampus diporakporandakan
mesin!

( aku hanya melihat dari jendela ketika
kau menangis, dan kemudian bunuh diri! )

Mungkin tulisan ini juga menarik...  Haruskah

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: