Buntu

Dan jantungku sakit nian
serasa diremas, ditarik keluar
dan dibakar dengan ribuan lilin
ini tentang kegundahan laki-laki
merasa dirinya ditindas
diremehkan juga disepelekan
seorang laki-laki tanpa pegangan
menapak hidup, buta.

Adakah yang butuh laki-laki itu
angin tak bisa jawab
hujan tak bisa jawab
gaduh rock tak bisa jawab

Ini perjalanannya yang ke sekian ke neraka
bekalnya air mata dan keluh kesah
lalu selaksa dosa!
Ini sajaknya yang kesekian tak berharga
sebab rusuh telah mengumpatnya
ANJING!

Mungkin tulisan ini juga menarik...  Menanti Embun

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: