A.

=ego vii=

Ya, akulah pengembara itu

yang selusupi urat nadi bumi ibuku

merayapi kesunyian dan sendiri

menapaki gulana malam hari.

Ya, akulah penyair itu

yang mengucap setumpuk rindu

memuja kecintaan batin murni

menggelepar, gelisah impikan hakiki

Aku mengawang, dari sana kulambai-lambaikan tangan

aku mengecup pucuk kisah

melumat masa lalu dan tangisan

dalam hangatnya tawaran cintamu.

:namun sekali waktu

kurambah lagi luasnya pengorbanan.

Buat temukan siapa aku.

Bandung, 1993

Mungkin tulisan ini juga menarik...  Blues Buat Putri

arief

Father of Three, Suaminya Djati, Penggemar Kopi & Vespa, Juventini Sejati

%d blogger menyukai ini: